Terdapat cara perbanyakan tumbuhan , yaitu vegetative dan generatife. Perlakuan benih. Sebelum dikecambahkan pada umumnya bermcam-macam. Karena tidak semua benih diperlakukan sama hal tersebut tergantung akan jenis benihnya .Perlakuan benih dalam praktikum ini yaitu tujuannya untuk mempercept perkecambahan benih di polibag. Maka dibuatlah perlakuan benih dengan menghilangkan lender yang terdapat pada benih. Kopi.

Lakukan Benih Kopi  Sebelum Dikecambahkan Terlebi Dahulu




Benih yang dibentuk dengan perlakuan dengan hal tersebut pada umumnya seragam berkecambah, dan cepat tumbuh. Tanaman kopi yaitu suatu jenis tumbuhan tropis, yang sanggup tumbuh dimana saja, terkecuali pada tempat-tempat yang terlalu tinggi dengan temperatur yang sangat cuek atau daerah-daerah yang tandus yang memang tidak cocok bagi kehidupan tanaman. 




Mutu benih sangat berpengarih pada hasil yang akan didapat, apabila kita memakai benih yang sembarangan maka berpeluang besar kit menerima hasil yang tidak malksimal.Tanama kopi pada umumnya memang simpel tumbuh dan bisa tanpa perlakuan apa pun , tapi  kadang-kadang tumbuhan kopi berkecamah kurang lebih 1 bulan lebih gres berkecambah. Apabila kita tidak memperlakukan (kontorl)  secara umum benih sanggup digolongkan menjadi dua yaitu : 




Benih murni yaitu benih dari suatu varietas atau klon atau galur  tertentu dan tidak tercampur benih/varietas/galur yang lain dimana tidak diketahui jenis dan sifatnya. Benih homegen yaitu benih secara fisik-mekanik tidak tercampur denganΓΌ bahan-bahan yang tidak merusak, contohnya kerikil kerikil, butir-butir tanah, biji-biji hampa atau rusak dan biji-biji gulma.




Dengan perlakuan benih sebelum dikecambahkan di Polibag, atau di pembibitan, maka terlebih dahulu diperlakuakn dengan membuang lender pada biji kopi, hal ini bertujuan untuk mempercepat proses dormansisehingga cepat perekcambahanaya  mengurangu resiko benih akan diganggu hama, lantaran benih kopi manis. 




Secara hemat pertumbuhan dan produksi tumbuhan kopi sangat tergantung pada atau dipengaruhi oleh keadaan iklim dan tanah. Kebutuhan pokok lainnya yang tak sanggup diabaikan yaitu mencari hibrida yang produksinya tinggi dan tahan terhadap hama dan penyakit. Setelah persyaratan tersebut sanggup dipenuhi, suatu hal yang juga penting yaitu pemeliharaan, seperti: pemupukan, pemangkasan, pohon peneduh, dan pemberantasan hama dan penyakit.




Pertumbuhan tumbuhan kopi juga sanggup dipengaruhi variteas tumbuhan yang akan digunakan. Upaya untuk memperpersebar proporsi kopi tersebut harus diikuti dengan menyedikan  paket teknologi bibit unggul. Bibit unggul diperoleh melalui/ sambungan antara kultivar kopi arabika. Koleksi fakultas pertanian Universitas Bengkulu mempunyai sepuluh genotype kopi  arabika yang berumur satu tahun (ditanam 2006). Tanaman tersebut perlu dipelihara, terutama penambahan unsure hara melalui pemupukan.




Negara-negara pembeli kopi utama, kini ini muncul cita-cita untuk menkonsumsi produk kopi organic  dan teladan kebun berwawasan lingkungan dan berkelanjutan (environmental friendly coffe). Kopi organic mempunyai harga jual lebih tinggi dibanding kopi biasa, hal tersebut disebabkan meningkatnya kesadaran lingkungan dan kesadaran kesehatan dimasyarakat. Selain itu, perbanyakan tumbuhan secara generatif merupakan  perbanyakan tumbuhan dengan cara  mengawinkan dua individu tumbuhan atau kepingan dari individu yang terpisah. Sehingga akan  menghasilkan individu gres yang mempunyai adonan sifat kedua tumbuhan induknya. Perbanyakan generatif biasanya dilakukan dengan spora tau benih.



Keuntungan perbanyakan tumbuhan secara generatif yaitu sebgai berikut : 




-Perbanyakan tumbuhan yang paling muirah, murah seta tidak memrlukan tenaga ahli.

-Biasanya menghasilkan tumbuhan yang lebih sehat, produkrif dan daya hidupnya lebih lama.

-Memungkinkan adanya perbaikan-perbaikan lewat persilangan baru
Menghasilkan tumbuhan yang berakar tunggang dalam sehingga tahan terhadap ancaman kekeringan, banjir, dan tahan rebah.



Faktor yang mempengaruhi mutu benih :


  1. Kemurnian benih : Maksudnya adalah  tidak tercampur dengan varietas lain. dan homegen (tidak tercampur dengan kotoran lain)
  2. Daya kecambah dan kecepatan kecambah. Maksudnya yaitu kemampuan tayan  tenaga tumbuh untuk berkecambah dinyatakan dengan banyaknya biji yang berkecambah dalam jangka waktu tertentu dan dinyatakan dalam (%).
  3. Kandungan air : Air yang  yang terlalu banyak akan menimbulkan benih menjadi capat mati lantaran kakurangan O2, dan sebaliknya apabila dalam kekurangan air. Tanaman /benih juga akan mati. Kaprikornus , dalam keadaan pas (tidak kuran gdan tidak lebih ) .Kadar air biji akan cukup tinggi justru akan memacu metabolisme biji sehingga biji tersebut akan menjadi tidak tahan disimpan

Tanaman kopi tidak ada yang tumbuh, meskipun radikula benih sudah muncul , pada pengamatan sebelumnya radikula sudah ada beberapa yang muncul. Terdapat  factor yang mengakibatkan tidak  berkecambahnya benih ini , factor yang paling besar lengan berkuasa yaitu Karena factor lingkungan.